Tuesday, 2 February 2010

Mengapa King Kong?

Mengapa King Kong digunakan untuk nama Kera atau Monyet Raksasa?

Mengapa tidak digunakan nama Great Ape, King Monkey, Giant Ape,Giant Monkey atau yang lainnya?

Menurut ahli bahasa, kata King Kong berasal dari bahasa Inggris dan bahasa Latin, yang artinya Raja Monyet. King artinya Raja (bahasa Inggris) dan Kong artinya Monyet (bahasa Latin).

Berikut adalah kata-kata yang terkait dengan Kong:
1. Kong Kali Kong : banyak Monyet! ( Monyet dikalikan dengan Monyet!)
2. Kong Res (Kongres) : Monyet Ngumpul!
3. Kong Kow : Monyet ngerumpi ! Kow dari bahasa Mandarin non-formal yang artinya main, bergaul atau ngerumpi.
4. Kong Guan : Biskuit Monyet
5. Kong Si (Kongsi) : Empat Monyet pengusaha! Si adalah bahasa Mandarin artinya empat.
6. Cu Kong : Monyet banyak duitnya! Cu artinya banyak duit menurut bahasa Mandarin kuno.
7. Eng Kong : Artinya Mbahnya Monyet!
8. Bo Kong : Bagian tubuh belakang monyet di bagian bawah yang kelihatan bengkak. Bo = aboh (bahasa Jawa) = bengkak.
9. Bang Kong : Monyet bangun siang.


--Haha, just for fun..

Monday, 1 February 2010

Just Let Me Say

Just let me say how much I love You
Let me speak of Your mercy and grace
Just let me live in the shadow of Your beauty
Let me see You face to face

And the earth will shake
as Your Word goes forth
And the heavens can tremble and fall
But let me say how much I love You
O my Savior, my Lord and friend

Just let me hear Your finest whispers
As You gently call my name
And let me see Your power and Your glory
Let me feel Your Spirit's flame

Let me find You in the desert
'Til this sand is holy ground
And I am found completely surrendered
To You, my Lord and friend

So let me say how much I love You
With all my heart I long for You
For I am caught in this passion of knowing
This endless love I've found in You

And the depth of grace, the forgiveness found
To be called a child of God
Just makes me say how much I love You
O my Savior, my Lord and friend

Just makes me say how much I love You
O my Savior, my Lord and friend


--a song by Geoff Bullock

**love this song

Tuesday, 26 January 2010

Untung, gak untung?

Siang tadi kita sama-sama lunch.. dengan tempat makan 'rutin' *gleg*

Kenapa rutin? karena minimal seminggu 3 kali kita makan disini, yaitu kedai makan pepes jambal "Omas". Itu bukan nama sebenernya, kita para sesepuh kantor aja yang kasih nama, konon dikarenakan 'penampilan' sang pemilik yang mirip dengan Omas.. :p

"Semalem, gw isi bensin 25rebu.. terus gw bayar 50rebu, ehhh.. tuh orang kembaliin sok yakin gitu, udah di gulung.. pas gw buka di rumah, ga taunya 44rebu, 20rebu 1 lembar, 10rebu 2 lembar, laennya rebuan... paraah.." kata salah seorang yang ngoceh sambil ngunyahm, ga jauh dari kuping saya..

Temennya nyaut, "Wah, untung dong lo?"
"Iyee.. untung.." Jawab dirinya sambil memuji si sambal ijo yang pedas, temennya lalap (sayuran mentah, eg. timun, selada,dll).

**Hahh.. untung? Pala lo pitak.. ada yang mesti nombok tuh..** guman saya dalam hati, karena merasa aneh dengan pernyataan sikap mereka..

Kapan nge-Blog?

Wuhu, sudah lama banget ga posting-posting.. :D

Kapan nge-Blog?
a. Kalau inget
b. Kalau ada yang menarik
c. Kalau sempet

Jawabannya adalah 'd', semuanya benar.. ^___^

Saturday, 14 March 2009

Evil and Free Will

Suatu kali Tuhan memutuskan untuk menciptakan manusia, dengan kehendak bebasnya. Manusia memiliki hak untuk memutuskan, sama seperti Tuhan, sama seperti apakah itu dosa atau tidak. Itulah kebebasan yang dimaksudkan. Dan hal yang tidak dapat terpisahkan ketika Tuhan memutuskan untuk menciptakan manusia dengan kebebasannya tersebut adalah kejahatan dan, penderitaannya yang konsekuen yang dikarenakan kejahatan tersebut.

Jadi Tuhan lah yang menciptakan kejahatan?

Tidak, Tuhan hanya menciptakan kemungkinan untuk berbuat jahat; sebenarnya manusia berpotensi untuk itu. Sumber dari kejahatan bukanlah dari Tuhan, tetapi kebebasan manusia itulah sumbernya. Bahkan Tuhan yang maha kuasa pun tidak mampu membuat dunia, dengan manusia didalamnya memiliki kebebasan, namun tanpa potensi untuk berbuat jahat atau berdosa. Itu merupakan kontradiksi, sesuatu yang jadi tidak berarti, ketika menciptakan dunia dengan pilihan-pilhan yang nyata, tapi menghilangkan kemungkinan untuk memilih berbuat jahat.

Penderitaan yang paling besar meliputi dunia ini adalah dikarenakan kita memilih untuk membunuh, untuk memfitnah, untuk mementingkan diri sendiri, untuk berprilaku seksual yang menyimpang, menyangkal janji-janji kita, menjadi sembrono, serampangan.

Lalu, kenapa Tuhan tidak menciptakan dunia tanpa kebebasan saja kalau begitu?

Karena itu sama saja seperti dunia tanpa manusia. Itu akan menjadikan dunia tanpa rasa benci? Ya bisa. Apakah akan menjadikan dunia tanpa penderitaan? Ya bisa tentunya. Tapi itu juga menjadikan dunia yang tanpa cinta, yang adalah hal paling berharga dibumi ini. Dan hal yang paling berharga itu tidak akan pernah kita nikmati. Cinta yang sesungguhnya, cinta kepada Tuhan dan cinta kepada satu sama lain, memerlukan keputusan didalamnya. Tapi dalam proses keputusan-keputusan tersebut, juga terdapat potensi manusia untuk memutuskan membenci. Membenci Tuhan juga membenci satu sama lain.


-by
Peter John Kreeft